Dalam lanskap kuliner Indonesia yang kaya dan beragam, kerupuk bukan hanya sekadar pendamping makan—ia adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman bersantap. Dari warung-warung sederhana di pinggir jalan hingga restoran di hotelhotel mewah, kerupuk selalu hadir menyempurnakan setiap hidangan. Lebih dari sekadar pelengkap, kerupuk juga telah berperan menjadi bahan utama dalam hidangan kekinian seperti Seblak, menegaskan kepiawaiannya dalam menciptakan inovasi rasa yang baru dan segar. Sebagai kudapan ringan, kerupuk—baik dicocol sambal atau dinikmati begitu saja—menghadirkan sensasi renyah yang memeriahkan momen santai. Dalam setiap keberadaannya, kerupuk telah menyatu dengan ritme keseharian kita, menambah tekstur, rasa, dan sejumput kenangan legit yang tak lekang oleh waktu.
Berakar dari tradisi kuliner inilah, kami merintis usaha pembuatan kerupuk di rumah sederhana keluarga di Melong Kidul, Bandung, pada awal tahun 1970. Resep turuntemurun menjadi kunci dalam menciptakan kerupuk bawang merah dan putih yang gurih dan harum. Semua tahapan produksi dilakukan secara mandiri oleh tangantangan cekatan para anggota keluarga, mulai dari membeli bahan-bahan segar di pasar tradisional, mengolahnya di dapur rumah, menjemur kerupuk di atas genteng, hingga mengemas dan mengirimkannya ke toko-toko dengan kendaraan becak.
Kelezatan cita rasa dan kerenyahan kerupuk rumahan ini langsung digemari para penjual lotek, gado-gado, bubur ayam, nasi goreng, ketoprak, serta pelanggan setia mereka. Berkat rekomendasi dari mulut ke mulut, ketenaran kerupuk kami semakin meluas, hingga pasarnya merambah ke kota-kota lain seperti Cirebon, Banten, dan bahkan ibu kota Jakarta.
Seiring dengan pertumbuhan volume penjualan, produktivitas pun terus ditingkatkan. Untuk mendukung pengembangan usaha, kami mulai merekrut karyawan dari tetangga dan masyarakat sekitar untuk membantu dalam proses pengerjaan. Lambat laun, rumah keluarga yang menjadi tempat produksi terasa semakin sempit untuk menampung peningkatan jumlah dan ragam kerupuk yang dihasilkan.
Pada tahun 1980, kami memutuskan untuk menyewa lahan seluas 1.600 meter persegi di Jalan Gadobangkong No. 82, Ngamprah, Bandung Barat, yang kemudian menjadi kantor dan pusat produksi. Dengan mempertimbangkan skala usaha yang termasuk dalam kategori kecil dan menengah, kami memilih badan usaha berbentuk CV (Commanditaire Vennootschap) dan menamainya Cahaya Obor Perkasa, sesuai dengan nilai-nilai luhur yang kami junjung tinggi.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada kualitas dan keberlanjutan, nama CV. Cahaya Obor Perkasa (COP) mencerminkan prinsip-prinsip yang kami anut, antara lain:
CV. Cahaya Obor Perkasa berkomitmen menyajikan produk kerupuk yang tidak hanya memuaskan selera pasar, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan industri kuliner Indonesia dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, kami menetapkan visi dan misi perusahaan sebagai berikut:
Visi:
Menjadi produsen kerupuk terkemuka di Indonesia yang dikenal karena kelezatan, kualitas dan inovasi produk-produknya, sambil terus berkontribusi dalam melestarikan kekayaan kuliner asli Indonesia yang mendunia.
Misi:
Seiring dengan pesatnya perkembangan usaha, CV. Cahaya Obor Perkasa memutuskan untuk membeli lahan yang sebelumnya disewa dan menjadikannya sebagai kantor pusat serta pabrik permanen. Lahan ini kemudian diperluas secara bertahap hingga mencapai 7.000 meter persegi saat ini.
Memasuki era tahun 1990-an, persaingan dalam industri kerupuk semakin ketat dengan munculnya beberapa pabrik baru di kota Bandung. Namun alih-alih mengalami penurunan, bisnis kami justru semakin bertumbuh. Kesuksesan ini berhasil dicapai melalui strategi bisnis yang progresif, termasuk perluasan pasar, diversifikasi produk dan penerapan teknologi terbaru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi.
Memasuki awal tahun 2000, COP mulai mengadopsi teknologi canggih dengan penggunaan mesin cetak dan pengering buatan anak bangsa. Mesin-mesin ini memungkinkan produksi kerupuk menjadi lebih higienis dan cepat, tanpa tergantung pada kondisi cuaca.
Saat ini, COP memproduksi sekitar 7-10 ton kerupuk dalam berbagai varian per harinya, yang kemudian dikirim ke reseller dan distributor di berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta Kepulauan Bangka dan Belitung.
Ekspansi Internasional
Saat ini, CV. Cahaya Obor Perkasa sedang menjajaki peluang untuk ekspansi internasional dengan merencanakan ekspor ke beberapa negara Asia, di antaranya Jepang dan Korea Selatan, dalam waktu dekat ini.
Di samping itu, COP juga sedang mengembangkan varian kerupuk udang dengan cita rasa yang istimewa. Langkah ini bertujuan untuk memperluas portofolio produk kami dan memenuhi berbagai preferensi pasar.
Sebagai bagian dari komitmen kami untuk menghasilkan produk kerupuk yang sedap, aman dan sehat, CV. Cahaya Obor Perkasa berhasil memperoleh Sertifikat PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2010.
Sertifikat PIRT ini menjamin mutu, kebersihan dan keamanan seluruh proses produksi kami.
Dinas Kesehatan juga secara berkala meninjau pabrik dan proses produksi untuk memastikan bahwa standar higienitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
Mengacu pada peraturan pemerintah tentang sertifikasi halal untuk produk pangan, pada tahun 2022, COP berhasil memperoleh sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk semua produk kerupuk kami.
Sertifikat halal ini membuktikan bahwa produk-produk kami telah memenuhi seluruh standar yang ditetapkan, mulai dari jenis dan kualitas bahan baku, proses pembuatan, serta distribusi, sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat Muslim, baik di Indonesia maupun di mancanegara.
CV. cahaya obor perkasa merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1980 di daerah gadobangkong, ngamprah Kabupaten bandung.
COP terutama bergerak di bidang produksi Kerupuk mentah dengan rasa ikan bawang dan udang dengan rasa yang enak gurih serta kualitas terbaik.
Jl. Gadobangkong No.80-82 Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat
Email : cahayaoborperkasa@gmail.com
Phone : (022) 665-4588
WhatApp: 0811209275